Label

TEKS SYI’IR TANPO WATON


Berikut adalah teks Syi’ir Tanpo Waton yang penuh dengan nasihat,hikmah dan makna yang dalam,silahkan dinikmati :


Astagfirullah robbal baroya…
Astagfirulloh minal khootooya…
Robbi zidni `ilmannaafii’a…
Wawaffikni `amalansoliha…


Yarosulalloh salammun’alaik…
Yaarofi’asaaniwaddaaroji…
`atfatayaji rotall `aalami…
Yauhailaljuu diwaalkaromi…



Ngawiti ingsun nglarasa syi’iran
Kelawan muji maring pengeran
Kang paring rohmat lan kenikmatan
Rino wengine tanpo petungan 2X



Duh bolo konco priyo wanito
Ojo mung ngaji syare’at bloko
Gur pinter ndongeng nulis lan moco
Tembe mburine bakal sangsoro 2X



Akeh kang apal Qur’an haditse
Seneng ngafirke marang liyane
Kafire dewe dak digatekke
Yen isih kotor ati akale 2X



Gampang kabujuk nafsu angkoro
Ing pepaese gebyare ndunyo
Iri lan meri sugihe tonggo
Mulo atine peteng lan nistho 2X



Ayo sedulur jo nglaleake
Wajibe ngaji sak pranatane
Nggo ngandelake iman tauhite
Baguse sangu mulyo matine 2X



Kang aran soleh bagus atine
Kerono mapan seri ngelmune
Laku thoriqot lan ma’rifate
Ugo hakekot manjing rasane 2 X



Alquran qodim wahyu minulyo
Tanpo ditulis biso diwoco
Iku wejangan guru waskito
Den tancepake ing jero dodo 2X



Kumantil ati lan pikiran
Mrasuk ing badan kabeh jeroan
Mu’jizat rosul dadi pedoman
Minongko dalan manjing iman 2 X



Kelawan Alloh kang moho suci
Kudu rangkulan rino lan wengi
Ditirakati diriyadhohi
Dzikir lan suluk jo nganti lali 2X



Uripe ayem rumongso aman
Dununge roso tondo yen iman
Sabar narimo najan pas pasan
Kabeh tinakdir saking pengeran 2X



Kelawan konco dulur lan tonggo
Kang podho rukun podho trapsilo
Iku sunnahe, Rasul kang mulyo
Nabi Muhammad, Panutan Kito 2X



Ayo nglakoni sakabehane
Allah kang bakal ngangkat drajate
Senajan ashor toto dhohire
Ananging mulyo maqom drajate 2X



Lamun palarasto ing pungkasane
Ora kesasar roh lan sukmane
Den gadang Allah swargo manggone
Utuh mayite ugo ulese 2X



Yarosulalloh salammun’alaik…
Yaarofi’asaaniwaddaaroji…
`atfatayaji rotall `aalami…
Yauhailaljuu diwaalkaromi…


Untuk Download mp3-nya klik di sini


Artinya kurang lebih sebagai berikut :

Astagfirullah robbal baroya…
Astagfirulloh minal khootooya…
Robbi zidni `ilmannaafii’a…
Wawaffikni `amalansoliha…


Yarosulalloh salammun’alaik…
Yaarofi’asaaniwaddaaroji…
`atfatayaji rotall `aalami…
Yauhailaljuu diwaalkaromi…



aku memulai menembangkan syi’ir
dengan memuji kepada Tuhan
yang memberi rohmat dan kenikmatan
Siang dan malamnya tanpa terhitung

wahai para teman pria dan wanita
jangan hanya belajar syari’at saja
hanya pandai bicara, menulis dan membaca
esok hari bakal sengsara

banyak yang hapal Qur’an dan Haditsnya
senang mengkafirkan kepada orang lain
kafirnya sendiri tak dihiraukan
jika masih kotor hati dan akalnya

gampang terbujuk nafsu angkara
dalam hiasan gemerlapnya dunia
iri dan dengki kekayaan tetangga
maka hatinya gelap dan nista

ayo saudara jangan melupakan
wajibnya mengkaji lengkap dengan aturannya
untuk mempertebal iman tauhidnya
bagusnya bekal mulia matinya

Yang disebut sholeh adalah bagus hatinya
karena mapan sari ilmunya
menjalankan tarekat dan ma’rifatnya
juga hakikat meresap rasanya

Al Qur’an qodim wahyu yang mulia
tanpa ditulis bisa dibaca
itulah nasihat guru mumpuni
Ditancapkan di dalam dada

menempel di hati dan pikiran
merasuk dalam badan dan seluruh hati
mukjizat Rosul(Al-Qur’an) jadi pedoman
sebagai sarana jalan masuknya iman

Kepada Alloh Yang Maha Suci
harus mendekatkan diri siang dan malam
diusahakan dengan sungguh-sungguh secara ihlas
dzikir dan suluk jangan sampai lupa

hidupnya tentram merasa aman
mantabnya rasa tandanya iman
sabar menerima meski hidupnya pas-pasan
semua adalah takdir dari Tuhan

terhadap teman, saudara dan tetangga
yang rukun jangan bertengkar
itu sunnahnya Rosul yang mulia
Nabi Muhammad tauladan kita

ayo jalani semuanya
Allah yang akan mengangkat derajatnya
Walaupun rendah tampilan dhohirnya
namun mulia maqam derajatnya di sisi Allah

ketika ajal telah datang di akhir hayatnya
tidak tersesat ruh dan sukmanya
dirindukan Allah surga tempatnya
utuh jasadnya juga kain kafannya


Yarosulalloh salammun’alaik…
Yaarofi’asaaniwaddaaroji…
`atfatayaji rotall `aalami…
Yauhailaljuu diwaalkaromi…2x

ULAMA-ULAMA BESAR MADZHAB SYAFI'I DARI ABAD KE ABAD * (Bag. 2)


16. *AL JUNEID BAGDADI *(WAFAT 298H).

Nama lengkap beliau,Abdul Qasim Juneid bin Muhammad bin Juneid al Bagdadi.
Beliau adalah seorang ahli tasauf besar yg sampai sekarang masyhur namanya dalam dunia Islam.
Beliau belajar ilmu fiqih kapada Abu Tsur al Kalibi(murid Imam Syafi'i Rhl.) dan dalam usia 20 tahun sedah berfatwa.*

17. * AD DARIMI *(WAFAT 280H).

Nama lengkap beliay adalah Utsman bin Sa'id bin Khalid bin Sa'id as Sijistani al Hafizh Abu Sa'ad ad Darimi.

Beliau seorang ahli hadits yg terkenal dan juga ahli fiqih Syafi'i. Beliau belajar fiqih kepada sahabat-sahabat Imam Syafi'i Al-Buwaithi dan juga kepada Ishak bin Rahuyah.
Beliau mengarang Kitab hadits besar bernama ''Masnad Darimi '' dan juga mengarang kitab untuk menolak Bisyir al Marisi,Imam Mu'tazilah.*

18. * IMAM ABU DAUD *(WAFAT 275H).

Nama lengkap beliau adalah Sulaiman bin Asy'ats bin Ishak as Sijistani,yg kemudian terkenal dengan Imam Abu Daud saja. Beliau berasal dari Sijistan sebuah desa di India,lahir pada tahun 202 H. Seorang ulama ilmu hadits yg terkenal,yg kitabnya ''Sunan Abu Daud'' termasuk kitab Hadits yg enam,yaitu Bukhari,Muslim,Abu Daud,Nasai,Ibnu Majah dan Tirmidzi. Selain itu beliau adalah ahli fiqih Syafi'i yg dipelajarinya dari Ishaq Ibnu Rahuyah dan lain-lain ulama Syafi'iyah.

Inilah di antaranya sahabat-sahabat Syafi'i Rhl.dan Ulama-ulama Syafi'iyah yg wafat pada abad ke III,yaitu abad dimana Imam Syafi'i Rhl.wafat,yaitu pada tahun 202H.*

ABAD-IV Hijriyah*
Diantara Ulama-ulama Syafi'iyah yg besar yg wafat antara tahun 300 dan 400 H.adalah seprti dibawah ini:


19. *AN NASAI*(WAFAT 303H).

Nama lengkap beliau Abu Abdirrahman Ahmad bin Syu'ib bin Ali bin Bahar bin Sinan bin Dinar an Nasai,lahir di suatu desa yg bernama Nasa' di daerah Khurasan pada tahun 215H.

Beliau adalah seorang Ulama hadits yg terkenal,yg mana kitabnya termasuk kitab Hadits yg enam,yaitu Bukhari,Muslim,Abu Daud,Ibnu Majah,Tirmidzi dan Nasai
Guru-guru beliau di antaranya adalah Ishaq Ibnu Rahuyah,Yunus bin Abdul Ja'la(sahabat/murid Imam Syafi'i Rhl),Quthaibah bin Said Hasan bin Muhammad Za'farani,Abu Daud as Sijistani dan lain-lain.
Tersebut dalam Kitab Sunan Nasai di bahagian terjemahan pengarang bahwa beliau adalah seorang yg berpegang teguh kepada Madzhab Syafi'i dan mengarang sebuah kitab ''Manasik haji'' atas dasar Madzhab Syafi'i.

Diantara kitab-kitab yg dikarang beliau adalah:
1. Kitab hadits Sunan Nasai' 4 jilid besar.
2. Kitab Manasik.
3. Kitab Sunan Al Kubra.
4. Dan lain-lain.
Riwayat beliau sedikit menyedihkan.

Pada tahun 303 H. beliau datang ke Damaskus,di mana ketika itu yg berkuasa adalah pengikut-pengikut Saidina Mu'awiyah yg membenci Saidina Ali Rda.
Banyak orang ketika itu yg menghina Saidina 'Ali.

Imam Nasai bukan kaum Syi'ah,tetapi beliau mencintai Ahlil Bait,khususnya Saidina 'Ali Kw. Beliau mengarang sebuah kitab untuk menerangkan kelebihan-kelebihan Saidina 'Ali Kw.
Dengan keluar dan beredarnya kitab ini menjadikan penguasa di Damaskus marah kepada beliau.

Akhirnya beliau diusir dari Damaskus,sampai-sampai kabarnya dipukuli sehingga beliau wafat di suatu tempat yg bernama Ramlah di Syria.

Ada orang mengatakan bahwa jenazahnya dibawa ke Mekkah dimakamkan antara Shafa dan Marwa.
Berkata Imam Daruquthi,bahwa Nasai adalah seorang Ulama yg terkenal di zamannya.
Berkata Abu Ja'far Thahawi bahwa Nasai adalah Imam ummat Islam seluruhnya.
Berkata Abu 'Ali Naisaburi bahwa Nasai adalah Imam Hadits,tidak ada yg membantah keimanannya.*

20. * AT THABARI *(WAFAT 306H).

Nama lengkap beliau adalah Abu 'Ali Hasan bin Qasim at Thabari. Beliau adalah seorang Ulama Syafi'iyah yg banyak mengarang kitab Syafi'iyah yg terkenal,yaitu kitab ''Al Muharrar fin Nazhar'', ''Al Ifsah fil Fiqih''. Kitan fil Usul,kitab ''fil jidal dan lain-lain*

21. *IBNU SUREJ*(WAFAT 306H)

Nama lengkap beliau adalah Ahmad bin Umar bin Surej Abul Abbas al Qadhi. Guru-guru beliau dalam ilmu fiqih adalah Abu Qasim Al Anmary,Hasan bin Muhammad az Za'farani,Abu Sijistani,dll. Mulanya beliau menjadi Qadhi di Syiradzi,kemudian pindah ke Bagdad dan akhirnya masyhur dengan nama Ibnu Surej al Bagdadi.

Berkata Imam ad Dhiya',bahwa Ibnu Surej adalah sahabat Imam Syafi'i yg paling pintar dalam ilmu kalam dan ilmu fiqih,(maksud perkataan sahabat di sini ialah pengikut faham). Ibnu Surej ini mengarang kitab-kitab sebanyak 400 buah dalam bemacam-macam ilmu pengetahuan.
Kalau tersebut Ibnu Surej dalam kitab Muhazzab,maka beliau inilah yg dimaksudkan.*

22. * ABDULLAH BIN MUHAMMAD ZIYAD AN NISABURI * (WAFAT 324H).

Abdullah bin Muhammad Ziyad an Nisaburi seorang Ulama Syafi'i yg besar pada zamannya itu. Beliau adalah seorang yg banyak menghafal hadits-hadits sehingga diberi gelar juga dengan ''hafizh''. Beliau adalah seorang ulama yg mula-mula membicarakan tentang ''ilmu munasabah'',yaitu ilmu tentang persesuaian ayat suci antara satu ayat dengan yg lain. Apa hubungannya,apa pertaliannya maka ayat ini didekatkan dengan ayat yg lain,surat ini didekatkan dengan surat yg lain.

Beliau pernah mencari ilmu ke Bagdad,Syam,Mesir dan berguru kepada Imam Muzani sahabat Imam Syafi'i. Akhirnya beliau tetap di Bagdad menjadi Imam Ummat Islam Iraq dalam Madzhab Syafi'i.
Wafat dan bermakam di Iraq tahun 324 H.*

23. * ABU ISHAQ AT MARWADZI *(WAFAT 340H)

Imam Abu Ishaq Ibrahim bin Muhammad Al mawardzi,adalah nama lengkap beliau,dan dilahirkan di sebuah desa yg benama Marwadzi di Persi.
Beliau meninggal di Bagdad pada tahun 304 H.
Kalau disebut ''Abu Ishaq'' dalam kitab Muhazzab maka beliau inilah yg dimaksudkan.*

24. * IBNUL QASHI * (WAFAT 335H).

Nama lengkap beliau,Abu Abbas Ahmad bin Abi Ahmad bin Al Qashi.

Beliau seorang ulama fiqih Syafi'i yg besar di Thibristan,dan wafat di Tartus pada tahun 335H.
Beliau banyak mengarang kitab,diantaranya ''Kitab Talkhish'',kitab Miftah Adaabul Qadhi,dan lain-lain.*

25. * IBNU ABI HURAIRAH *(WAFAT 345H).

Nama lengkap beliau,Hasan bin Husein Qadhi Abu 'Ali bin Abi Hurairah. Beliau adalah Syeikh besar dari Madzhab Syafi'i. Beliau mengarang sebuah kitab Fiqih Syafi'i dengan nama Syarah Mukhtasar,di mana di dalamnya banyak dimuat masalah fiqhiyah Syafi'iyah.*

26. * ABU SA'IB AL MARWADZI * (WAFAT 362H).

Nama lengkap beliau adalah Imam Abu Sa'ib al Qadhi Utbah bin Ubaidillah bin Musa. Beliau adalah seorang Ulama Syafi'iyah yg mula-mula menjabat pangkat Qadhi Qudhaat(Qadhi dari sekalian Qadhi).

27. * ABU HAMID AL MARWADZI *(WAFAT 362H).

Nama lengkap beliau adalah Ahmad bin Basyar bin 'Ami al 'Amiri,Qadhi Abu Hamid al Marwadzi,dan berasal dari Marwadzi.(Persi).

Beliau ini pengarang kitab ''Al Jami'i'' sebuah kitab yg menjadi tiang dari fiqih Syafi'i. Selain itu beliau mengarang juga kitab Syarah al Muzzani,yaitu kitab Imam Syafi'i yg diriwayatkan oleh Imam Muzzani(sahabat Syafi'i).
‎Hampir seluruh Ulama Fiqih di Basrah (Iraq) mengambil pengajiannya dari Syeikh Abu Hamid al Mawardzi ini.

Apabila diktakan dalam kitab Syarah al Muhazab ''Qadhi Abu Hamid'' maka beliau inilah yg dimaksudkan.
Perlu diperhatikan bahwa ada dua nama Al Mawardzi yg terkenal dalam Madzhab Syafi'i,yaitu Syeikh Abu Ishaq Ahmad al Mawardzi(wafat 340H) dan Syeik Abu Hamid al Mawardzi ini(wafat tahun 362H).*

28 * AL QAFFAL AL KABIIR * (WAFAT 365H).

Nama lengkap beliau Muhammad bin Ismail al Qaffal al Kabiir as Satsi,dilahirkan tahun 291H.dinegeri Sats di daerah Ma Waraan Nahr(Khurasan).

Beliau dinamai ''Imam lengkap'',karena beliau dalam kenyataannya adalah Imam dalam ilmu Hadits,Imam dalam ilmu Tafsir,Imam dalam ilmu Kalam,Imam dalam ilmu Furu',Imam dalam ilmu Bahasa,Imam dalam kesalihan dan kezuhudan. Pendeknya ulama dalam arti kata yg sebenarnya.
Dalam ilmu usuluddin beliau ini belajar langsung kepada Abul Hasan Al Asy'ari Imam Ahlussunnah,tetapi dalam ilmu fiqih Imam Abul Hasan belajar langsung kepada Imam Qaffal al Kabiir ini.

Diantara karangan beliau terdapat Kitab ''Fi Usulil Fiqih''. Syarah ar Risalah (karangan Imam Syafi'i).
Dalam ilmu Kalam beliau ini terderet dalam barisan kaum Ahlussunnah wal jama'ah,pengikut Asy'ari yg kuat.
Dalam kitab Muhdzab,tersebut ''Al Qaffal'' dalam bab nikah yg dimaksud adalah beliau ini.*

29. * AS SHU'LUKI * (WAFAT 337H)

Nama lengkap beliau Ahmad bin Muhammad bin Suleiman Abu Thaib As Shuluki,wafat di Nisabur(Persia) tahun 337H.

Beliau seorang terkuat. Dan beliau juga Tsiqqah(dipercaya dalam meriwayatkan hadits-hadits Nabi)

30. * IBNUL QASHI *(WAFAT 335H).

Nama lengkap beliau adalah Ahmad bin Abi Ahmad Abul 'Abbas Ibnul Qashi,seorang Ulama Syafi'iyah di Thabaristan.
Beliau banyak mengarang kitab-kitab,diantaranya ''Talkhish'', ''Al Mifta'', ''Adabul Qadhi''. ''Al Mawaqiit'', ''Adabul Qadha'' dan lain-lain. Semuanya atas dasar Madzhab Syafi'i Rhl.
Guru beliau adalah Surej yg terkenal.*

* AS SIJISTANI *(WAFAT 363H)

Nama lengkap beliau adalah Muhammad bin Husein bin Ibrahim Abul Husein as Sijistani.
Beliau mengarang kitab ''Manaqib Syafi'i''.

32. * IBNU ABI HATIM *(WAFAT 381H).

Nama lengkap beliau adalah Abdurrahman bin Abi Hatim Muhammad bin Idris bin Mudzir.

Diantara karangan beliau yg banyak,terdapat kitab Tafsir 4 Jilid,kitab Jarah wat Ta'dil,kitab Rad al Jahmiyah,kitab al Masnad,kitab al Fawadil Kabir dan lain-lain.
Juga beliau mengarang kitab Manaqib Syafi'i (tuah-tuah Imam Syafi'i Rahimahullah)*

33. * AL DARIKI * (WAFAT 375H)

Nama lengkap beliau adalah Abdul Aziz bin Abdullah bin Muhammad bin Abdil Azis,Abdul Qasim ad Dariki,dilahirkan di Bagdad.

Berkata Imam Hakim: Ad Dariki adalah seorang ulama Syafi'iyah terbesar di Naisabur yg tak ada tandingannya.
Imam Abu Thaib mengatakan bahwa beliau belum pernah berjumpa dengan orang yg se'alim Dariki dalam fiqih.*

34. * AL ASY'ARI * (WAFAT TAHUN 324H).

NAMA LENGKAP BELIAU ADALAH 'ALI BIN ISMAIL BIN ABI BASYAR ABUL HASAN AL ASY'RI,LAHIR TAHUN 260 H.DI BASRAH(IRAQ)

INILAH ULAMA BESAR DALAM ILMU USULUDDIN,PERUMUS DAN PEMBELA FAHAM AHLUSSUNNAH WAL JAMA'AH,YAITU FAHAM NABI,SAHABAT-SAHABAT DAN TABI'IN YG BANYAK.
DALAM FURU' SYARI'AT BELIAU PENGANUT YG KUAT DARI MADZHAB SYAFI'I. BELIAU BELAJAR FIQIH KEPADA ABU ISHAQ AL MARWADZI,DEMIKIAN DIKATAKAN OLEH USTADZ ABU BAKAR BIN FURAK PENGARANG KITAB TABAQATUL MUTAKALLIMIN,DAN DEMIKIAN JUGA DIKATAKAN OLEH USTADZ ABU ISHAQ AL ARFARAINI SEBAGAI YG DINUKILKAN OLEH SYEIK ABU MUHAMMAD AL JUNAIDI DALAM KITAB SYARAH RISALAH. ABU HASAN AL ASY'ARI ADALAH SEORANG ULAMA BESAR,IKUTAN RATUSAN JUTA UMMAT ISLAM DARI DULU SAMPAI SEKARANG,KARENA BELIAU YG MENJADI IMAM KAUM AHLUSSUNNAH WAL JAMA'AH SEBAGAI LAWAN DARI KAUM MU'TAZILAH,KAUM SYI'AH,KAUM MUJASSIMAH,DAN LAIN-LAIN FIRQAH SESAT
WALAUPUN BELIAU SEORANG IMAM BESAR DALAM USULUDDIN,TETAPI DALAM FURU' SYARI'AT BELIAU MENGANUT MADZHAB SYAFI'I RAHIMAHULLAH.*

35. * AL MAS'UDI * (WAFAT 346H).

'Ali bin Husein bin 'Ali al Mas'udi,adalah nama lengkap beliau dan lahir di Bagdad.

Beliau adalah ahli sejarah yg terkenal yg mengarang kitab ''Marujuz Zahab'' dan Kitab Dzakhairul Ulum. Al maqalalaat fi Usulid Dinayanaat dan kitab Ar Risalah.
Ada orang mengatakan bahwa beliau ini adalah cucu dari Saidina Abdullah bin Mas'ud,seorang sahabat Nabi yg terkenal.*

36. * AL JURJANI * (WAFAT 392 H).

Nama lengkap beliau 'Ali bin Abdul Aziz bin Hasan bin Ali bin Ismail al Jurjani.
Jurjani adalah sebuah tempat di Khurasan.
Beliau adalah ahli fiqih dan ahli sastra,pandai mengubah puisi,sya'ir dan sajak. Di dalam fiqih beliau mengarang kitab Al Wakalah yg berisikan 4000 maslah fiqih.*
37. * AL DARUQUTHNI * (WAFAT 385H)

Ahli Hadist yg terkenal Imam Daruquthni yg mengarang kitab Sunan Daruquthni adalah penganut faham Syafi'iyah dalam fiqih.
Hal ini ternyata dalam kitab yg dikarang beliau,yaitu kitab '' As Sunan ''.*

* ABAD-V Hijriyah *
38. * AL BAIHAQI * (WAFAT 458H).

Ahmad bin Husein bin 'Ali bin Abdullah bin Musa,Abu Bakar al Baihaqi an Nisaburi,demikian nama lengkap belia,dilahirkan di sebuah desa kecil Khusraujirdi di negeri Baihqi(Nisaburi) pada tahun 384H.
Beliau adalah seorang Ulama Hadits yg terkenal,juga penganut faham Ahlussunnah wal jama'ah dari Asy'ari dan juga terkenal dalam ilmu fiqih Syafi'iyah.

Beliau banyak mengarang kitab di antaranya:
1. Kitab Ahkamul Qur'an.
2. Kitab Da'awat.
3. Kitab Al Ba'atsi wan Nutsur.
4. Kitab Az Audul Kabiir.
5 Kitab Al I'itiqad(ilmu Usuluddin).
6. Kitabul Adaab.
7. Kitabul Asrar.
8. Kitabul Arba'in.
9. Kitab Fadhailul Auqaat.
10. Kitab Al Ma'fifah.
11. Kitab Dalilun Nubuwah.
12. Kitab Manaqib Syafi'i.

Menurut Imam Subki dalam Kitab Thabaqqatus Syafi'iyah al Kubra,bahwa Imam Baihaqi ini telah mengarang lebih dari 1000 jilid Kitab dari bermacam-macam vak.
Beliau ini adalah ahli Hadits dan penyiar terbesar dari faham Ahlussunnah wal Jama'ah yg bermadzhab Syafi'i.*

* IBNUL MAHAMILI * (WAFAT 415H)

Ahmad bin Muhammad bin Ahmad,bin Qasim bin Ismail,Abul Hasan Ad Dhabbi al Mahamili,lahir pada tahun 368H.
Diwaktu kecil beliau dibawa oleh ibunya ke Kufah dan belajar kepada Abi Hasan bin Abi Sirri.

Beliau seorang Ulama Besar,banyak mengarang kitab,di antaranya kitab Al Majmu',Al Muqna',Al Lubab.

Kalau dalam kitab al Muhadzab tersebut kitab Al Lubab,maka yg dimaksudkan adalah Al Lubab karangan Imam Ibnul Mahamili ini,begitu juga kitab Al Muqna'.*
‎40. * AT TSA'LABI *(WAFAT 427H)
Ahmad bin Muhammad bin Ibrahim,Abu Ishak an Nisaburi as Tsa'labi berasal dari negeri Nisaburi.
Beliau adalah seorang Ulama Syafi'i ahli Tafsir yg terkenal,yg sangat masyhur pada abad ke V H.
Salah satu fatwa Tsa'labi dalam fiqih,adalah: Darah yg tinggal pada daging dan tulang tidak najis karena susah memelihara darah pada daging itu.*

* AL ASFARAINI *(LAHIR 340-WAFAT 406H.)

Ahmad bin Muhammad bin Ahmad al Asfaraini adalah nama lengkap beliau dan berasal dari Asfaraini sebuah desa di Persia dan lahir pada tahun 340H.
Beliau adalah murid dari Ibnul Marzaban dan Syeik ad Daraki. Berkata Abu Ishaq: ''Pada ketika itu berkumpul di tengah Asfaraini ini ilmu keduniaan dan keagamaan di Bagdad''.

Berkata Al Khatib: ''Telah belajar 300 orang ahli fiqih Syafi'i kepada Ahmad bin Muhammad al Asfaraini ini''.*

42. * AS SYIRADZI * (WAFAT 476H).

Syeik Ibrahim bin 'Ali bin Yusuf Abu Ishaq al Firuzabadi as Syiradzi,dilahirkan di sebuah desa yg bernama Firuzabadi,di Syiradzi Persia pada tahun 393H.
Beliau ini adalah seorang Ulama Syafi'iyah yg terkenal pada abad ke V di Bagdad.
Karangan-karangan beliau diantaranya:
1. Tanbih
2. Al Muhazab.
3. Al Luma'.
4. At Tabsirah.
5. Al Mukhnish.
6. Al Ma'na.
7. Thabaqatil Fiqaha'.
8. Dan lain-lain banyak lagi.
‎Di Indonesia beliau terkenal dengan kitabnya Al Muhadzab,suatu kitab fiqih Syafi'i yg besar yg kemudian diberi komentar(syarah) oleh Imam Nawawi dengan kitab Al Majmu.(13 jilid).

Beliau selain mengarang kitab-kitab,juga menjadi guru besar di Universitas Islam Nizhamiyah di Bagdad,yg dibangun oleh wazir(menteri) kerajaan Saljuk Bernama Nizhamul Mulk.*

43. * AS SINJI * (WAFAT 406H).

Imam Abu 'Ali,Husein bin Syu'ib bin Muhammad as Sinji,dilahirkan di Sinji negeri Marwin Khurasan.

Guru beliau di Iraq adalah Abu Hamid dan di Khurasan adalah Abu Bakar al Qaffal. Karena beliau dapat meneruskan aliran-aliran fiqih Syafi'iyah dari ulama-ulama Iraq dan fiqih Syafi'iyah dari ulama-ulama Khurasan.

Beliau ini mengarang kitab ''Syarah Mukhtasar'' yg dikatakan oleh Imam Harmaini bahwa kitabnya ini adalah kitab Madzhab yg besar. Begitu juga beliau mengarang syarah Talkhish karangan Ibnul Qashi,dan mensyarah kitab ''Al Furu'' dari Ibnul Hadad. As Sinji terkenal di Iraq,di Khurasan dan Nisaburi,di samping nama beliau banyak disebut dalam kitab-kitab fiqih Syafi'iyah yg dikarang kemudian.*

* AT THABARI *(WAFAT 495H).

Husein bin 'Ali at Thabari pengarang kitab ''Al Uddah''.
Beliau belajar Fiqih dengan Syeikh 'Ali Nashir di Khurasan dengan Qadhi Abu Thalib di Bagdad dan dengan Syeikh Abi Ishaq as Siradzi.

Ternyata kemudian beliau ini menjadi seorang ulama fiqih Syafi'iyah yg besar dan banyak mengarang kitab-kitab agama serta mengajar pada sekolah Islam Syafi'iyah(Sekolah Tinggi) di Bagdad yg bernama Nizmiyah.*

45. * AL MAWARDI * (WAFAT 450H).

Syeikh 'Ali bin Muhammad bin Habib Abul Hasan Al Mawardi adalah nama lengkap beliau.
Beliau ini pada mulanya adalah murid dari Abu Hamid Al Asfraini di Bagdad dan kemudian menjadi seorang Ulama Syafi'iyah yg besar.

Beliau adalah pengarang dari kitab-kitab:
Al Hawi dan Iqna dalam fiqih,kitab Tafsir,kitab Dalilunnubuah,kitab Al Ahkamus Sulthaniyah,kitab Qanun al Wuzarah,kitab Siyastul Mulk dan lain-lain.
Ternyata bahwa Imam al Mawardi ini adalah ahli fiqih dan ahli siasat pemerintahan,terbukti dengan kitabnya Ahkamussulthaniyah yg sampai sekarang masih sangat terpakai dalam kalangan politik ummat Islam.
Ada orang menuduh bahwa Imam Mawardi ini termasuk golongan kaum Mu'tazilah,tetapi Imam Nawawi mengatakan dalam kitab Thabaqaat bahwa tuduhan itu tidak beralasan,hanya dibangkitkan oleh rasa iri hati belaka.
Beliau adalah seorang ulama Ahlussunnah wal jama'ah yg menganut Madzhab Syafi'i.
Berkata Al Khatib: ''Al Mawardi adalah seorang ulama Syafi'i yg terkemuka''.
Kalau dalam kitab-kitab fiqih tersebut kitab ''Al Hawi'',maka yg dimaksudkan adalah kitab karangan Mawardi.*

46. * IMAMUL HARAMAIN * (WAFAT 460H)

Abdul Muluk Al Juwaini,Imam al Haramain,dilhirkan di Persia(Nisaburi)tahun 399H.

Beliau belajar fiqih di Mekkah,kemudian dipanggil pulang oleh Raja di Persia dan disuruh mengajar pada Madrasah Nizhamul Muluk di Nisabur.
Kitab karangan beliau adalah ''al Buhran'' dalam ilmu usul Fiqih. Kalau ada dalam kitab-kitab Syafi'i disebut Imamul Haramain,maka yg dimaksud adalah beliau ini. Imam Ghazali adalah salah seorang dari murid beliau.*

47. * AL BAQILANI * (WAFAT 403H).

Qadhi Abu Bakar,Muhammad bin At Thaib bin Muhammad al Baqilani.
Seorang Ulama Syafi'iyah yg besar dalam abad ke IV H. Dan wafat dalam abad ke V H.

Beliau ini juga penganut dan pengamal dari faham Ahlussunnah wal jama'ah dari Asy'ari.
Kitab karangannya yg terkenal adalah I'ijazul Qur'an'' dicetak di Mesir tahun 1315 H.dan kitab ''Tahmid'' untuk menolak faham-faham Mu'tazilah,Rafidhah dan Khawarij.*

48 * AL QUSYAIRI *(WAFAT 465H)

Abul Qasyim Abdul Karim bin Hawazin al Qusyairi,demikian nama lengkap beliau,adalah seorang Ulama ahli Fiqih,ahli Hadits,ahli Tafsir dan ahli Usuluddin dan istimewa dalam Tasauf.
Beliau mengarang kitab-kitab,di antaranya bernama Risalah al Qusyairiyah dicetak di Mesir tahun 1284H.

49. * AL 'AZIZI * (WAFAT 494H)

Qadhi Abul Ma'ali 'Azizi bin Abdulmuluk seorang ulama Syafi yg terkenal,pengarang kitab ''Al Burfan fi Musykilati Qur'an''(wafat 494H).*

Dan Masih banyak lagi ulama-ulama yang bermadzab Syafi'i, mudah-mudahan bermanfaat.

Sumber : http://nuryahman.blogspot.com

ULAMA-ULAMA BESAR MADZHAB SYAFI'I DARI ABAD KE ABAD * (Bag. 1)


Ulama-ulama besar bintang-bintang Madzhab Syafi'i dari abad ke abad banyak sekali,sehingga tak terhitung lagi banyaknya karena madzhab ini sudah lama berkembang,pengaruhnya sudah amat luas pula,hampir diseluruh pelosok dunia Islam.

Imam Syafi'i wafat pada tahun 204 H. lebih 1000 tahun yg lalu.
Untuk menghitung dan menguraikan nama Ulama-ulama Syafi'i satu persatu sudah tentu membutuhkan satu buku besar.

Imam Tajuddin Subki(wafat 771H.) dalam Kitabnya Tabaqatus Syafi'iyah al Kubra,juz I hal.26,menerangkan bahwa sudah ada Ulama-ulama Islam sebelumnya mengarang kitab ''Thabaqat Syafi'i'' yaitu kitab-kitab yg menerangkan Ulama-ulama Syafi'iyah dan Kitab-kitabnya dari abad ke abad.*
Diantaranya:
1. Muhammad bin Suleiman as Shu'luki(wafat:440H) dengan judul Al Munahazzab fi Syuyukhil Madzhab.
2. Abu Thaib at Tabari,(wafat 450)dengan judul Mukhtasar.
3. Abu 'Ashil al Abbadi (wafat 458)dengan nama thabaqat.
4. Abi Ishaq as Syirazi(wafat 476H) dengan nama Mukhtasar.
5. Abu Muhammad al-Jurjani (wafat 489H) dengan nama At Thabaqat.
6. Imam Abu Muhammad Abdul Wahab bin Muhammad (wafat 500 H) dengan nama Tarekh al Fuqaha.*
‎7. Imam Abu Najib as Syahrawardi (wafat 563H.)dengan nama Thabaqat.
8. Imam Ibnu Shalah (wafat 634H) dengan nama kitab Thabaqat. Demikian diterangkan oleh Imam Tajuddin Subki. Hanya disayangkan bahwa kitab-kitab Thabaqat itu tidak sampai di Indonesia.
Yg ada kita lihat hanyalah kitab Thabaqatus Syafi'iyah al Kubra karangan Tajuddin Subki 6 juz 3 jilid,dicetak oleh Mathba'ah Husainiyah Kairo tahun 1324H. dan cetakan baru pada Mathba'ah Isa al Babil Halabi Kairo tahun 1383H. Dan sesudah abad Tajuddin Subki,sudah banyak pula pengarang-pengarang,mengarang kitab-kitab Thabaqat.*
Diantaranya:
9. Syeikh Jamaluddin al Asnawi(wafat 772H) dengan nama Thabaqat.
10. Syeikh Umar bin Bundar(wafat 672H) dengan nama Thabaqat At Tafsili.
11. Al Hafizh Ibnu Katsir(wafat 774H)mengarang juga kitab Thabaqat.
12. Syeikh Muhammad bin Hasan al Wasithi (wafat 776H)dengan nama Mathalibul 'Aliyah fi Manaqibis Syafi'iyah.
13. Syeikh Syamsuddin Muhammad bin Abdurrahman Qadhi Shafad(wafat 780H)mengarang juga Kitab Thabaqat.
14. Qadhi Syarifuddin,Abu Abdillah bin Quthub(wafat 800H)mengarang Kitab Al Kafi fi Ma'rifati Ulama Madzhab Syafi'i.*
‎15. Syeikh Sirajuddin Umar bin Ali yg terkenal dengan nama Ibnul Mulqin(wafat 804H) dengan judul Al Aqdul Mudzahab fi Thabaqat Hamlatil Madzhab.
16. Alfirudzabadi(wafat 817H) pengarang Kamus al Muhith mengarang juga kitab Thabqat,bernama Al Maqatul Arfa'iah.
17. Imam Taqiyuddin ad Dimsyaqi(wafat 851 H)mengarang juga kitab Thabaqat yg dibagi atas 29 tingkat.
18. Radhiyuddin Muhammad bin Ahmad al'Amiri(wafat 864H)mengarang juga dengan nama Bahyatun Nashirin
19. Qadhi Quthubuddin Muhammad bin Muhammad Al Khaidhari(wafat 894H)dengan judul Al Luma' al Alma'iyah.*
‎20. Syeikh Kamaluddin Abul Ma'ali(wafat 906H)mengarang juga kitab Thabaqat.
21. Abu Bakar bin Hijayatullah(wafat 1014H).mengarang Kitab Thabaqa Syafi'iyah.
22. Syeikhul Islam as Syarkawi(wafat 1227H) mengarang Kitab Thabaqat yg menerangkan terjemahan Ulama-ulama Syafi'i dari tahun 900 sampai 1121H.*Demikian yg dapat dicatat kitab-kitab Thabaqat yg dikarang oleh Ulama-ulama Syafi'iyah. Hanya disayangkan sebagai yg dikatakan diatas bahwa kitab-kitab itu tidak sampai ke Indonesia sehingga kita tidak dapat menikmatinya.

Disamping itu disyangkan lagi bahwa kitab Thabaqat Syafi'iyah dan Ulama-ulama bangsa Indonesia yg ber-Madzhab Syafi'i belum ada,sehingga sulit kita mencari tarekh Ulama-ulama Syafi'i bangsa Indonesia yg juga tidak sedikit jumlahnya.

Tetapi sungguhpun begitu dalam fasal ini akan kita kemukakan juga nama-nama bintang Ulama-ulama Syafi'i dari abad ke abad,yaitu nama-nama yg biasa didengar atau bisa kita baca dalam kitab-kitab Syafi'iyah yg beredar di Indonesia.*
Kita yakin bahwa yg tidak tertulis disini ratusan kali lebih banyak dari yg tertulis,sebagai yg kita katakan diatas,bahwa kalau ditulis semuanya pasti akan menjadi buku setebal 10 jilid.

Sesuai dengan qaedah usul fiqih,apa yg tidak dapat semuanya tidak ditinggalkan sebahagiannya.

Kami akan menguraikan nama-nama itu dengan membagi menurut ''abad wafatnya'' supaya dapat dilihat dengan nyata keagungan Madzhab Syafi'i ini dari abad ke abad dan supaya jangan lagi ada orang dinegeri kita ini yg menganggap remeh dan rendah Madazhab Syafi'i itu.

Kami mulai dengan abad ke III,yaitu dari abad wafatnya Imam Besar SYAFI'I Rhl.*
‎* ABAD-III Hijriyah *

1. ''Imam Syafi'i Rahimahullah''(wafat 204H).

Nama lengkap beliau adalah ABU ABDILLAH MUHAMMAD bin IDRIS as SYAFI'I.
Lahir di Gazzah Palestina(150H) dan wafat di Mesir(Kairo)(204 H).
Inilah Imam Besar,Mujtahid Muthlaq(Mujtahid Penuh)dalam Madzhab Syafi'i.*

2. ''Ar Rabi'i bin Sulaiman al Muradi''(wafat 270H)
Beliau ini adalah murid langsung dari Imam Syafi'i Rhl.,di bawa dari Bagdad sampai ke Mesir. Lahir tahun 174H.(wafat tahun 270H.)
Beliau inilah yg membantu Imam Syafi'i Rhl. menulis kitab-kitabnya Al Umm dan kitab Usul Fiqih yg pertama di dunia,yaitu Kitab Risalah al Jadidah.

Berkata Muhammad bin Hamdan: ''Saya datang kerumah Rabi'i pada suatu hari,di mana di dapati di hadapan rumahnya 700 kendaraan membawa orang yg datang mempelajari kitab Syafi'i dari beliau''.
Ini suatu bukti bahwa Ar Rabi'i bin Sulaiman al Muradi adalah seorang yg utama,penyiar dan penyebar Madzhab Syafi'i Rhl.dalam abad-abad yg pertama.
Tersebut dalam kitab Al Majmu' halaman 70,kalau ada perkataan ''sahabat kita ar Rabi'i'' maka maksudnya adalah Ar Rabi'i bin Sulaiman al Muradi ini.

Didalam kitab Al Munadzab tidak ada Ar Rabi'i selain ar Rabi'i ini,kecuali satu Ar Rabi'i dalam masalah menyamak kulit yg bukan Ar Rabi'i ini,tetapi Ar Rabi'i bin Sulaiman al Jizi.(Beliau ini adalah sahabat Imam Syafi'i Rhl.juga.)*

3. ''Al Buwaithi''(wafat 231H)
Nama lengkap beliau adalah Abu Ya'kup Yusuf bin Yahya al Buwaithi,lahir di desa Buwaith(Mesir)wafat 231H.
Beliau ini adalah murid langsung dari Imam Syafi'i Rhl.sederajat dengan Ar Rabi'i bin Sulaiman al Muradi.

Imam Syafi'i berkata: ''Tidak seorang juga yg lebih berhak atas kedudukanku melebihi dari Yusuf bin Yahya al Buwaithi''dan Imam Syafi'i Rhl. berwasiat,manakala beliau wafat maka yg akan mengantikan kedudukan beliau sebagai pengajar adalah Al Buwaithi ini.
Beliau menggantikan Imam Syafi'i Rhl.berpuluh tahun dan pada akhir umur beliau ditangkap lantaran persoalan ''fitnah Qur'an'',yaitu tentang makhluk atau tidaknya Qur'an yg digerakkan oleh kaum Mu'tazilah.

Akhirnya al Buwaithi ditangkap oleh Khalifah yg pro faham Mu'tazilah,lalu dibawa dengan ikatan rantai pada tubuhnya ke Bagdad. Beliau meninggal dalam penjara di Bagdad tahun 231H.
Beliau Syahid karena mempertahankan kepercayaab dan i'tiqad beliau,yaitu i'tiqad kaum ahlussunnah wal jama'ah yg mempercayai bahwa Qur'an itu adalah Kalam Allah yg Qadim,bukan ''ciptaan Allah'',(makhluk).*

4. '' Al Muzany '' (wafat 264H).
Nama lengkap beliau adalah Imam Abu Ibrahim,Ismail bin Yahya Al Muzany,lahir di Mesir 175H dan 25 tahun lebih muda dari Imam Syafi'i Rhl.

Beliau adalah seorang ulama yg saleh,zuhud dan rendah hati. Beliau banyak mengarang kitab fiqih Syafi'iyah,seumpama:
1. Al Jami' al Kabir.
2. Al Jami' as Shagir.
3. Al Mukhtashar.
4. Al Mantsur.
5. At Targib fil Ilmu.
6. Kitabul Watsaiq.
7. Al Masail al Mu'tabarah.
8. Dan lain-lain.*

5 *Harmalah at Tujibi*(lahir tahun 166 H-wafat tahun 243H.)
Nama lengkapnya Harmalah bin Yahya Abdullah at Tujibi,murid Imam Syafi'i Rhl.
Imam Syafi'i Rhl. pernah berkata tentang sahabatnya ini,bahwa Al Muzani adalah pembela Madzhabnya.

Setelah Imam al Buwaithi ditangkap maka al Muzany menggantikan kedudukannya dalam balakah Imam Syafi'i itu sampai beliau wafat pada tahun 264 H.(60 tahun terkemudian dari Imam Syafi'i Rhl.)
Beliau seorang Ulama besar penegak Madzhab Syafi'i yg menyusun kitab-kitab Madzhab Syafi'i.

Didalam Madzhab Syafi'i terkenal Kitab Harmalah,yaitu kitab karangan Imam Syafi'i Rhl. yg disusun oleh murid beliau ini,yaitu Harmalah bin Yahya.
Selain beliau ahli fikih Syafi'i yg terkenal,juga beliau ahli Hadits yg banyak menghafal hadits-hadits Nabi. Kabarnya beliau telah menghafal 10.000 hadits Nabi.
Diantara ahli-ahli hadits yg menjadi murid dari Harmalah ini,terdapat Imam Muslim yg terkenal,Imam Ibnu Qutaibah,Imam Hasan bin Sofyan.*

6. * Az Za'farani*(wafat 260H).
Nama lengkap beliau ini adalah Imam al Hasan bin Muhammad Ash Shabah az Za'farani. Lahir di dusun Za'farani dan kemudian pindah ke kota Bagdad di mana di sini beliau belajar kepada Imam Syafi'i Rhl. Imam Az Za'farani adalah murid langsung dari Imam Syafi'i.

Imam Bukhari seorang ahli Hadits yg terkenal banyak mengambil Hadits dari az Za'farani ini tetapi beliau bukan menjadi orang Mujtahid dalam fiqih. Beliau tetap memegang Madzhab Imam Syafi'i Rahimahullah.
Dari beliau ini mengalirlah ajaran fiqih Syafi'i kepada Imam Bukhari yg terkenal sehingga beliau menganut Madzhab Syafi'i dalam syari'at dan ibadat.*

7. *AL KARIBISI * (wafat 245H.)

Nama lengkap beliau adalah Imam Abu 'Ali Husein bin 'Ali al Karibisi. Beliau juga seorang murid lansung dari Imam Syafi'i Rhl. sesudah terlebih dahulu menganut ajaran Imam Abu Hanifah(Hanafi) dan kemudian masuk dalam Madzhab Syafi'i. Beliau adalah menjadi tiang tengah dalam menegakkan fatwa dan aliran Imam Syafi'i Rhl.*

8. * AT TUJIBI * (WAFAT:250H).

Ahmad bin Yahya bin Wazir bin Sulaiman at Tujibi Beliau adalah seorang Ulama yg belajar langsung dalam ilmu fiqih kepada Imam Syafi'i Rhl. Meninggal dan bermakam di Mesir.

9. *MUHAMMAD BIN SYAFI'I *
Muhammad bin Syafi'i,gelarnya Abu Utsman al Qadhi. Beliau adalah anak yg tertua dari Imam Syafi'i Rhl.
Pada akhir usia beliau menjabat kedudukan Qadhi di Jazirah dan wafat di situ tahun 240 H.*

10. * ISHAQ BIN RAHUYAH* (WAFAT 238H)

Nama lengkap beliau adalah Ishaq bin Ibrahim bin Makhlad bin Ibrahim yg terkenal dengan nama Ibnu Rahuyah. Lahir tahun 166H. wafat tahun 238H.

Beliau belajat fiqih kepada Imam Syafi'i Rhl. Yg terkenal.Bukan saja dalam ilmu fiqih tetapi juga dalam ilmu Hadits. Imam Bukhari,Muslim,Abu Daud,Tirmidzi,Ahmad bin Hanbal,banyak mengambil hadist dari Ishaq bin Rahuyah ini.
Imam Nasai mengatakan bahwa Ibnu Rahuyah adalah Tsiqqah'',yaitu''dipercaya''*

11. * AL HUMAIDI *.

Nama lengkap beliau adalah Abdullah bin Zuber bin Isa,Abu Bakar al Humaidi. Beliau adalah juga murid langsung dari Imam Syafi'i Rahimahullah.
Beliaulah yg membawa dan mengembangkan Madzhab Syafi'i ketika di Mekkah,sehingga beliau diangkat menjadi Mufti Mekkah. Wafat di Mekkah pada tahun 219H.

Inilah diantaranya 11 orang murid langsung dari Imam Syafi'i Rhl. yg kemudian menjadi Ulama Besar dan tetap teguh memegang Madzhab Syafi'i.*
Dengan perantaraan beliau-beliau inilah Madzhab Syafi'i tersiar luas kepelosok-pelosok duni Islam terutama ke bagian Timur dari Hijaz,yaitu ke Iraq,ke Khurasan,ke Maawara an Nahr,ke Adzerbaiyan,ke Tabristan,juga ke Sind,ke Afganistan,ke India,ke Yaman dan terus ke Hadaramaut,ke Pakistan,India dan Indonesia.

Beliau-beliau ini menyiarkan Madzhab Syafi'i dengan lisan dan tulisan.selain dari itu ada dua orang murid Imam Syafi'i Rhl.,yaitu Ahmad bin Hanbal,(wafat 241H) yg kemudian ternyata membentuk satu aliran dalam fikih yg bernama Madzhab Hanbali. Yg kedua Syeikh Muhammad bin Abdul Hakam,seorang Ulama murid langsung dari Imam Syafi'i Rhl.yg ilmunya tidak kalah dari al Buwaithi. Beliau ini pada akhir umurnya berpindah ke Madzhab Maliki dan wafat dalam tahun 268H.di Mesir*
Ulama-ulama,murid yg langsung dari Imam Syafi'i Rhl.ini boleh dinamakan Ulama-ulama Syafi'iyah ''tingkatan pertama''. Ada ''tingkatan dua'',yaitu Ulama-ulama Syafi'iyah yg wafat dalam abad ke tiga juga,tetapi tidak belajar kepada Imam Syafi'i sendiri,melainkan kepada murid-murid Imam Syafi'i Rhl.

Ulama-ulama itu adalah->
‎12. * AHMAD BIN SYAYYAR AL MAWARDI *(WAFAT 268H)

Nama lengkap beliau adalah Ahmad bin Sayyar bin Ayub Abu Hasan al Mawardzi.
Beliau adalah murid dari Ishaq bin Rahuyah dan Ulama-ulama Syafi'i yg lain,Ulama-ulama seperi Nasai,Ibnu Khuzaimah,Imam Bukhari dan lain-lain,mengambil ilmu kepada beliau.
Syeikh Ahmad bin Sayyar yg membawa dan mengembangkan Madzhab Syafi'i ke Marwin,ke Gazanah di India,ke Afganistan dan lain-lain.

Beliau adalah pengarang kitab ''Tarikh Marwin''*
‎13. *IMAM ABU JA'FAR AT TIRMIDZI* (WAFAT:295H).

Nama lengkap beliau ini adalah Muhammad bin Ahmad bin Nashar,Abu Ja'far at Tirmidzi. Beliau adalah Ulama Besar Syafi'iyah di Iraq sebelum masanya Ibnu Surej.

Beliau mengarang sebuah kitab dengan judul ''Kitab Ikhtilaf Akhlis Shalat'' dalam usulluddin.*
‎14. *ABU HATIM AR RAZI *(WAFAT 277 H)

Nama lengkap beliau adalah Muhammad bin Idris bin Munzir bin Daud bin Mihram. Abu Hatim ar Razi,lahir tahun 195 H. Beliau adalah seorang Ulama Syafi'iyah yg besar,yg mengatakan bahwa beliau telah berjalan kaki mencari Hadits pada tingkat pertama sepanjang 1000 farsakh.

Beliau berjalan kaki dari Bahrein ke Mesir,ke Ramlah di Palestina,ke Damaskus,ke Inthakiah,ke Tharsus,kemudian kembali ke Iraq dalam usia 20 tahun.

Diantara guru beliau dalam fikih ialah Yunus bin Abdul A'ala,yaitu sahabat-sahabat Imam Syafi'i Rhl.*
15. * IMAM BUKHARI * (WAFAT 256H)

Nama lengkap beliau Muhammad bin Ismail bin Ibrahim bin Mughitah bin Bardizbah al Jufri al Bukhari. Lahir tahun 194 H. di Bukhara Asia Tengah.

Sejak kecil beliau sudah menghafal Al-Qur'an di luar kepala dan sangat menyukai mencari dan mendengar Hadits-hadits Nabi. Kemudian selama 16 tahun beliau menyusun dan mengarang kitab sahihnya yg berjudul kitab ''Sahih al Bukhari''

Beliau selalu berkelana ke daerah-daerah dan kota-kota negeri Islam ketika itu. Beliau belajar Hadits-hadits di negerinya dan kemudian pergi ke Balkha,ke Marwa,ke Nisabur,ke Rai,ke Basrah,ke Kufah,ke Mekkah,ke Madinah,ke Mesir,ke Damaskus,ke Asqalan dan lain-lain.

Perjalanan beliau ini adalah dalam rangka mencari ulama-ulama yg menyimpan hadits dalam dadanya untuk dituliskannya di dalam kitab yg ketika itu sangat kurang sekali.
Kitab sahih Bukhari itu adalah kitab agama Islam yg kedua sesudah Al-Qur'an. Hadits-hadits di dalamnya menjadi sumber hukum yg kuat dalam fiqih(hukum)Islam.

Pada mulanya beliau sampai menghafal hadits sebanyak 600.000 hadits yg diambilnya dari 1080 orang guru,tetapi kemudian setelah disaring dan disaringnya lagi,maka yg dituliskannya dalam Kitab Sahih Bukhari hanya 1275 hadits. Kalau disatukan hadits yg berulang-ulang disebutnya dalam kitab itu,jadinya berjumlah 4000 hadits yg kesemuanya hadits sahih dan diterima oleh seluruh dunia Islam,terkecuali oleh orang yg buta mata hatinya.

Diantara guru beliau dalam fiqih Syafi'i adalah Imam al Humaidi,sahabat Imam Syafi'i yg belajar fiqih kepada Imam Syafi'i ketika berada di Makkah al Mukarramah.
Juga beliau belajar fiqih dan Hadits kepada Za'farani dan Abu Tsur dan Al Karabisi,ketiganya adalah murid Imam Syafi'i Rhl. Demikian diterangkan oleh Imam Abu 'Ashim al Abbadi dalam kitab ''Thabaqaf''nya.

Beliau tidak banyak membicarakan soal fiqih,tetapi hampir semua pekerjaan beliau berkisar kepada hadits-hadits saja yg tidak mengambil hukum dari hadits-hadits itu.

Inilah suatu bukti bahwa beliau bukan Imam Mujtahid,tetapi ahli hadits yg didalam furu' syari'at beliau menganut Madzhab Syafi'i Rahimahullah.
Di dalam kitab ''Faidul Qadir'' syarah Jamius Shagir pada juz I hal. 24 diterangkan bahwa Imam Bukhari mengambil fiqih dari al Haimadi dan sahabat Imam Syafi'i yg lain.

Imam Bukhari tidak mengambil hadits dari Imam Syafi'i Rhl.karena beliau meninggal dalam usia muda,tetapi Imam Bukhari belajar dan mengambil hadits dari murid-murid Imam Syafi'i Rhl. Tetapi sungguh pun begitu,di dalam kitab sahih Bukhari ada dua kali Imam Syafi'i disebut,yaitu pada bab Rikaz yg lima dalam kitab Zakat dan pada bab Tafsir 'Araya dalam kitab Buyu'.(lihat Fathul Bari juz IV,hal 106 dan juz V hal.295)*
=======bersambung======
SUMBER :http://nuryahman.blogspot.com/2011/05/ulama-ulama-besar-madzhab-syafii-dari_09.html

Thaharoh


Pengertian Thoharoh

Thoharoh secara bahasa artinya bersih, kebersihan atau bersuci. Sedangkan menurut istilah ialah suatu kegiatan bersuci dari hadats dan najis sehingga seseorang diperbolehkan untuk mengerjakan suatu ibadah yang dituntut dalam keadaan suci seperti sholat dan thowaf.

Kegiatan bersuci dari hadats dapat dilakukan dengan berwudhu, tayammum dan mandi, sedangkan bersuci dari najis meliputi mensucikan badan, pakaian dan tempat.

Dalil yang memerintahkan untuk bersuci antara lain :

"Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang bertaubat dan orang-orang yang mensucikan diri". (Al-Baqarah : 222).

"Dan bersihkanlah pakaianmu dan jauhilah perbuatan yang kotor (dosa). (Al-Muddatstsir : 4 - 5).

"Kebersihan itu sebagian dari iman." (HR. Mulim dari Abu Said Al-Khudri).

"Allah tidak akan menerima sholat seseorang yang tidak bersuci." (HR. Muslim).

Pengertian Najis

Najis dalam pandangan syariat Islam yaitu benda yang kotor yang mencegah sahnya suatu ibadah yang menuntut seseorang dalam keadaan suci seperti sholat dan thowaf. Dalam Al-Qur'an perkataan najis disebut juga dengan "rijsun" seperti tercantum dalam surat Al-Maidah ayat 90 :

"Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah perbuatan keji termasuk perbuatan setan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan".

Benda yang kelihatan kotor belum tentu najis, begitu juga sebaliknya. Misalnya, pakaian yang terkena tanah atau debu akan menjadi kotor tetapi tidak najis sehingga sah jika digunakan dalam sholat, tetapi sebaiknya harus dibersihkan terlebih dahulu. Dalam keadaan lain pakaian yang terkena kencing walaupun tidak berbekas lagi hukumnya adalah terkena najis dan tidak sah bila digunakan untuk sholat.

Alat-alat yang digunakan dalam Thoharoh
  1. Air, seperti air hujan, air laut, air sungai, air sumur, air dari mata air, air salju (es) dan air embun.
  2. Bukan air, seperti debu dan benda-benda kesat lainnya seperti batu, kayu, kertas dan lain-lain.
Air dan Macam-macamnya

Ditinjau dari hukumnya, air dibagi menjadi empat macam :

1. Air Mutlak atau Thohir Muthohir (suci menyucikan), yaitu air yang masih asli dan belum tercampur dengan benda lain yang terkena najis. Contohnya air hujan dan air laut.

Allah SWT berfirman : 

"Dan Allah menurunkan kepadamu hujan dari langit untuk menyucikan kamu dengan hujan itu." (QS. Al-Anfal : 11).

"Dan Kami turunkan dari langit air yang amat bersih." (QS. Al-Furqan : 48).

"Laut itu airnya suci dan bangkainya halal dimakan." (HR. At-Turmudzi).

2. Air yang dipanaskan dengan matahari (air musyammas), ialah air yang terjemur pada matahari dalam    bejana selain emas dan perak tetapi dalam bejana yang terbuat dari logam yang dapat berkarat. Air jenis ini  suci dan menyucikan tetapi hukumnya makruh untuk digunakan karena dikhawatirkan akan menimbulkan  penyakit. Adapun air yang berada di dalam bejana bukan logam atau air yang dipanaskan bukan dengan  matahari seperti direbus tidak termasuk dalam jenis air musyammas.

Diriwayatkan dari Aisyah ra, sesungguhnya dia memanaskan air pada sinar matahari, maka Rasulullah bersabda kepadanya. "Jangan engkau berbuat begitu wahai humaira, karena sesungguhnya yang demikian itu akan menimbulkan penyakit barash (sapak)". (HR. Al-Baihaqi).

3. Air Muta'mal atau thohir ghairu muthohir (suci tidak mensucikan), yaitu air yang hukumnya suci tetapi tidak  dapat untuk menyucikan. Ada tiga macam air yang termasuk jenis ini, yaitu :
    1. Air suci yang dicampur dengan benda suci lainnya sehingga air itu berubah salah satu sifatnya (warna, bau atau rasanya). Contoh air kopi, teh.
    2. Air suci yang sedikit yang kurang dari 2 kullah yang sudah dipergunakan untuk bersuci walalupun tidak berubah sifatnya.
    3. Air buah-buahan dan air pepohonan seperti air kelapa, air nira dan sebagainya.
4. Air Najis, yaitu air yang tadinya suci dan kurang dari 2 kullah tetapi terkena najis walaupun tidak berubah  sifatnya atau air yang lebih dari 2 kullah terkena najis berubah salah satu sifatnya. Air jenis ini tidak sah bila  digunakan untuk berwudhu, mandi atau menyucikan benda yang terkena najis.

 "Air itu tidak dinajisi sesuatu, kecuali telah berubah rasanya, warnanya atau baunya." (HR. Ibnu Majah dan  Al-Baihaqi).

 "Apabila air itu cukup dua qullah tidak dinajisi suatu apapun." (HR. Imam yang lima).


Macam-macam Najis dan Cara Menghilangkannya

1. Najis Mukhoffafah (ringan)
Yang termasuk dalam najis ringan adalah air kencing anak laki-laki yang belum berumur dua tahun dan belum makan atau minum sesuatu selain ASI.

Cara menghilangkan najis ringan adalah dengan memercikkan air pada benda yang terkena najis tersebut, sebagaimana sabda Rasul :

"Dibasuh dari kencing anak perempuan dan dipercikkan air dari air kencing anak laki-laki." (HR. Abu Daud dan An-Nasai).

2. Najis Mutawassithoh (sedang)
Yang termasuk kelompok najis ini adalah :
a. Bangkai

Yang dimaksud bangkai adalah binatang yang mati karena tidak disembelih ata disembelih tidak menurut aturan syariat Islam, termasuk bagian tubuh dari hewan yang dipotong ketika masih hidup.


"Diharamkan atas kamu bangkai". (QS. Al-Maidah : 3).


"Segala sesuatu (anggota tubuh) yang dipotong dari binatang yang masih hidup termasuk bangkai". (HR. Abu Daud dan Turmudzi dari Abi Waqid Al-Laitsi).


Bangkai yang tidak termasuk najis adalah ikan dan belalang, keduanya halal untuk dimakan.


b. Darah

Semua macam darah termasuk najis, kecuali darah yang sedikit seperti darah nyamuk yang menempel pada badan atau pakaian maka hal itu dapat dimaafkan.


"Diharamkan bagimu (memakan) bangkai, darah, daging babi." (QS. Al-Maidah : 3).


c. Nanah

Nanah pada hakikatnya adalah darah yang tidak sehat dan sudah membusuk. Baik nanah ini kental ataupun cair hukumnya adalah najis.


d. Muntah


e. Kotoran manusia dan binatang

Kotoran manusia dan binatang, baik yang keluar dari dubur atau qubul hukumnya najis, kecuali air mani. Walaupun air mani tidak najis tetapi hendaknya dibersihkan.


f. Arak (khamar)

Semua benda yang memabukkan termasuk benda najis, berdasarkan firman Allah :


"Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah perbuatan keji termasuk perbuatan setan." (QS. Al-Maidah : 90).
Najis mutawashithoh terbagi dua, yaitu :

(1) Najis 'Ainiyah, yaitu najis mutawashitoh yang masih kelihatan wujudnya, warnanya dan baunya. Cara membersihkannya dengan menghilangkan najis tersebut dan membasuhnya dengan air sampai hilang warna, bau dan rasanya.

(2) Najis Hukmiyah, yaitu najis yang diyakini adanya tetapi sudah tidak kelihatan wujudnya, warnanya dan baunya. Contohnya adalah air kencing yang sudah mengering. Cara membersihkannya cukup dengan menggenangi/menyirami air mutlaq pada tempat yang terkena najis hukmiyah tersebut.


3. Najis Mughallazhoh (berat)
Yang termasuk najis ini adalah air liur dan kotoran anjing dan babi. Cara menghilangkan najis mughollazoh adalah dengan menyuci najis tersebut sebanyak tujuh kali dengan air dan salah satunya dengan memakan debu yang suci. Rasulullah SAW bersabda :

"Sucinya tempat dan peralatan salah seorang kaamu, apabila dijilat anjing hendaklah dicuci tujuh kali, salah satunya dengan debu (tanah)." (HR. Muslim dari Abu Hurairah)
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...